Ratusan Pedagang Blok G Terancam Gulung Tikar


Jakarta - Ratusan pedagang yang menempati Blok G Pasar Tanah Abang terancam gulung tikar akibat sepinya pembeli.

"Pemprov DKI harus bertanggung jawab, sebab pemindahan pedagang kaki lima (PKL) itu merupakan programnya," ujar Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Politik (LKP), Moestopo, Didik Triana Hadi kepada media, Minggu (2/3/2014).

Seharusnya, sebelum dilakukan pemindahan pemerinah memberikan fasilias akses jalan untuk menjangkau para pedagang di tempat ini.

"Bukan hanya bentuk bangunan saja, perencanaan juga harus matang. Pedagang jangan dijadikan kelinci percobaan," tandasnya.

Ia melihat Pemrov DKI tidak matang dalam perencanaan merelokasi PKL ke pasar Blok G. Parahnya, antara Pemprov dan pedagang saling mengancam.

Pedagang mengancam akan kembali berjualan ke pinggir jalan, dibalas Pemprov dengan ancaman akan menindak tegas tidak dikasih kios.

"Ini kondisinya tidak bagus, saling ancam mengancam. Artinya saya lihat Pemprov DKI tidak matang dalam perencanaannya," katanya.

Akibat perencanaan yang gagal, terangnya, 4.400 orang akan hidup dalam penderitaan. Ini jika dihitung rata-rata 1.100 pedagang yang dalam rumah tangganya berisi empat orang.


sumber: pelitaonline
class='comments card-panel' id='comments'>